Untuk merasa damai dengan diri sendiri

No Comment
Untuk merasa damai dengan diri sendiri

β€œHe who lives in harmony with himself lives in harmony with the world.”
~ Marcus Aurelius~

“Bagaimana saya bisa menemukan ketenangan dalam pikiran? Bagaimana saya bisa berdamai dengan diri sendiri?” Pertanyaan-pertanyaan ini rasanya sering ditanyakan, tapi jarang dapat jawaban yang memuaskan.

Di theUnlearn, kami juga mendapatkan pertanyaan-pertanyaan ini. Ada yang berkata bahwa berdamai dengan diri sendiri itu ketika kita bisa melakukan yang terbaik, menerima semuanya dan melepaskan beban kiat. Ada yang bilang ketika gue bisa approve of my self and love myself. Terlepas dari penerimaan dan melepaskan, kalau ada tips-tips yang bisa membuat kita merasa damai dengan diri sendiri, apa sajakah itu?

1. Mengenali diri sendiri.

Dalam mengenali diri sendiri kita perlu tau apa yang kita inginkan dan tau apa yang ingin kita perbaiki. Mungkin kita bisa pintar di sekolah, pandai dalam pelajaran, tapi apakah social skill kita sudah bagus? bagaimana cara kita berkomunikasinya? atau bagaimana kita bisa lebih kreatif. Coba deh, catat dan buat daftarnya, apa yang ingin di perbaiki. Seperti ingin lebih sabar, ingin lebih ramah dan banyak tersenyum, atau ingin belajar apa arti memanusiakan manusia.

2. Do the next good thing

Sadar gak sadar sih, biasanya kita mulai mempertanyakan “bagaimana gue bisa damai dengan diri sendiri?” itu ketika kita sedang ada di situasi yang gak mengenakan dan bingung harus apa, lihat orang lain bisa damai dengan diri mereka, tapi kok gue gak bisa?! Yes, kita memang kadang dipaksa mikirnya itu ketika ada di situasi yang gak kita inginkan sih. Jadi apa yang harus dilakukan? Setelah kita sadar tentang apa yang kita lakukan dan apa yang perlu di perbaiki, selanjutnya lakukan hal yang baik. Kenapa hal yang baik? karena gue rasa gak ada hal yang benar atau salah, yang ada itu hal yang belum baik dan perlu di perbaiki. Setuju?! Selain bisa membuat kita merasa damai dengan diri sendiri ini juga dilakukan untuk menghilangkan ‘beban’ dalam diri, karena umumnya kita pasti punya rasa bersalah.

3. Gak apa untuk gak selalu perfect

Kalau ada yang bilang “hilangkan perfeksionis dalam diri lo” gue rasanya aneh juga sih, tapi memang kita harus bisa menerima, bahwa kita gak bisa selalu perfect. Kalau melakukan hal yang terbaik, ini memang perlu dilakukan ‘kan?! Bagi gue mungkin yang bilang ‘jangan terlalu prefect‘ itu maksudnya karena takut. Takut tersakiti kalau hasilnya gak sesuai dengan yang diharapkan. Takut gak bisa terima keadaan yang sebenarnya, yang akhirnya malah menyakiti diri sendiri. Yes, ini dia. Jadi memang perlu untuk menerima dan mengenali diri, supaya kita gak menyakiti diri kita sendiri.

4. Practice patience

Kita mungkin gak bisa mengendalikan keadaan, karena keadaan itu adalah dampak dari hal-hal yang dilakukan oleh kita dan orang lain. Tapiiii, kita bisa mengontrol diri kita. Salah satunya ya dengan bersabar. Gak susah kok, tapi gak gampang juga. Akui saja, bahwa hal-hal yang terjadi dalam hidup kita ini karena sikap kita juga. Terima, sabar dan lakukan hal yang bisa mengubah situasi jadi lebih baik.

5. Jangan lupa berpikir panjang, karena pasti akan ada sebab-akibat

Sah-sah aja kok kalau mau marah ataupun kesal pada situasi, tapi yang perlu di ingat bahwa kita dapat terdefinisikan oleh tindakan dan emosi kita. Kalau sudah terdefinisi oleh emosi, bagaimana kita bisa berdamai dengan diri sendiri? Rasa bersalah yang muncul, sedih yang bisa datang kapan saja, dan hal lain yang disebabkan oleh tindakan ataupin sikap yang kita ambil. Jadi, kalau mau berdamai dengan diri sendiri, jangan lupa berpikir panjang ya.

6. Berpikir panjang bukan berarti berpikir lama

Ada perbedaan antara berpikir panjang dengan berpikir lama. Berpikir panjang itu memikirkan sebab-akibat yang bisa ditimbulkan dari sikap yang di ambil, sedangkan berpikir lama itu terus memikirkan hal-hal yang isinya itu-itu saja, gak mengambil tindakan, yang akhirnya malah membuat bingung diri sendiri. Kalau sudah bingung harus apa dan bagaimana, itu berarti kita belum merasakan damai dalam diri sendiri. Gak masalah kok untuk berpikir, tapi jangan kelamaan. Kalau kelamaan yang ada waktu kita habis untuk memikirkan hal yang itu-itu saja tanpa ada tindakan.

7. Practice patience. Always do your best. Approve of myself and love myself.

Yes. Dari diskusi bareng teman-teman theUnlearn, tips ini yang diberikan mereka untuk meraa berdamai dengan diri sendiri. Jadi kalau bertemu dengan situasi yang tidak kita inginkan kita bisa ‘practice patience’. Situasi yang kita inginkan itu biasanya karena ada hal yang gak sesuai dengan keinginan kita, jadi always do your best ya! Approve of my self & Love my self itu ketika kita bisa mencintai diri kita dengan segala kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Kita melakukan sesuatu sesuai dengan apa value yang kita percayai dan bukan karena value/ekspektasi/influence orang lain. Ah, teman-teman di theUnlearn ini memang selalu keren ya!! πŸ™‚

β€œPeace cannot be kept by force; it can only be achieved by understanding.”
― Albert Einstein

7 Tips agar kita bisa merasa damai dengan diri sendiri. Kalau kamu yang sedang membaca post ini, ada lagi gak yang ingin di tambahkan dalam daftar diatas. Kalau ada yang ingin ditambahakan, share di komentar ya. Thank you!! πŸ™‚

Inspirasi : tiny buddha

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *