“Masalah”

No Comment

 

Hello teman-teman theUnlearn semua. Hari ini ijin sharing salah satu #suratpembaca yang bikin kita di theUnlearn terharu dan terinspirasi. Dan sudah ijin dengan yang empunya surat untuk boleh di share dengan teman-teman semua, karena dari sikapnya terlihat:

– Mental toughness seseorang, yang senantiasa bisa mengubah sesuatu yang ‘buruk’ menjadi sesuatu yang ‘baik’
– Happiness, bukan tentang bahagia karena hal-hal baik saja, tetapi juga bersyukur untuk tantangan yang datang
– Beauty, bukan semata-mata tentang fisik, tetapi sikap dan pemikiran. Dan Inez ini seseorang yang sangat beautiful.

Silahkan menikmati…

—————–

true strengthDear unlearn team..

Thank you so much untuk kilasan cerita kemarin yang mungkin bisa menjadi motivasi utk semua yang baca cerita ini, aku merasa tersanjung (asli ini ga nemu kata ga baku nya apa :p) bikin berasa jadi supergirl gitu padahal aku ada masanya nangis-nangisan, complain dan nyalahin keadaan sampe akhirnya aku ngerti kalo ini ga di terima berasa smakin berat.

Waktu kopdar kemarin aku jadi pengen nulis dan share apa yang sebenarnya aku lakuin. Aku kepikiran banyak hal waktu denger kata “masalah”. Kata yang baru di denger aja ngerasa nyesek, bete atau rasanya mau nyalahin dunia bahkan Tuhan.

Masalah atau ujian hidup. Ngerasa punya masalah itu tuh tiap hari, udah kaya makan nasi. Kalo ga dikunyah dan ditelan ya akan tetep ada di piring dan di depan mata. Satu-satunya cara ya cuma harus di nikmatin aja, apa pun itu rasanya.

Menerima. Kalo semua orang tanya apa yang aku lakuin utk ngadepin penyakit ku ini, aku cuma bisa bilang “belajar ikhlas utk terima “. Asli aku aja akuin itu kata-kata klise banget. Gimana caranya ikhlas kalo dokter aja udah bilang ini bukan soal sembuh tapi soal survive. And I’m a survivor now. Bukan gampang sampai berada di titik ini, ngelewatin drama dalam diri sendiri juga. “Jangan negatif thinking sama Allah SWT” itu kata-kata yang terngiang setiap kali mau berusaha ikhlas dengan apa yg di kasih.

Ikhlas nya bukan hanya untuk menerima penyakit ini tapi juga untuk mengikhlaskan bagian terpenting seorang wanita untuk di angkat dan di buang jauh-jauh. Menerima pun bukan hanya menerima sakit ini ada di tubuh ku tapi juga menerima jutaan mimpi yang ingin ku bangun di gantikan dengan rencana Tuhan yg lebih baik buat ku. God is always good, apa pun yang di ambil-Nya akan di gantikan dengan hal yg jauh lebih baik. And its happening now 🙂

Be positif. Itu hal pertama yg aku lakuin waktu sadar kalo penyakit ku berontak tiap kalo aku berfikir negatif. Sel-sel di dalam tubuh kita hidup, mereka bisa merasakan hal-hal negatif yg kita ciptakan sendiri. Buat aku di rekomendasikan saling share di komunitas pengidap kanker bukan tempat dimana aku menemukan pikiran-pikiran positif, rasanya kaya mengkasihani diri sendiri. Dan keputusan itu jadi salah satu hal yang buat aku bersyukur sekarang 😉

Dukungan. Aku tau sahabat-sahabat ku nangis di belakang aku, tapi aku sangat bangga sama mereka yg mau penuhin permintaan ku. “Jangan pernah nangis depan gw, gw jauh lebih sakit kalo liat kalian nangis. Kasih gw semangat, senyuman dan doa” Dan sampai detik ini mereka terus seperti itu. Dukungan moral utk terus positif pun aku dapat dari keluarga, walaupun mereka kurang jago untuk nutupin ekspresi mereka tiap kali ngobrol sama aku. Its okay, I already prepare buat liat mata-mata yang menatap kasihan dan mendengar wejangan yang kalimatnya selalu sama “yang sabar ya nez”. :p

I’m a survivor. Bulan mei ini akan jadi tepat setahun aku clear dari kanker rahim. Rasanya banyak banget yg harus di ucapkan terima kasih, sahabat-sahabatku, orang tuaku, alm. pacarku, adik-adikku dan yg paling penting kakak-kakak ku. Di umur 27tahun setiap manusia pasti akan mengambil keputusan terbesarnya.” (3 hari untuk selamanya)

Bahagia ketika aku masih bisa bersyukur, itu lah kebahagiaan ku. Bersyukur untuk hidup, bersyukur untuk berkah dan bersyukur di kelilingi masalah yg mendewasakan aku. Masih banyak masalah yg akan datang de ngan tingkatannya yg makin tinggi, tapi aku percaya Tuhan ga akan pernah kasih cobaan melebihi kapasitas umat nya 🙂

Terima kasih sudah boleh share dan semoga ga ada lagi yg berpikir masalah adalah sikap Tuhan yg ga pernah mau kita bahagia 😀

Regards,

Inez

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *