How are you?

Posted at : 08 - 04

- 2016

how are you“how are you?”

Apakah saya pernah memberitahu tentang teman saya yang selalu mengatakan “alright” saat tiap kali saya bertanya how he’s doing? dan itu adalah jawaban yang konsisten darinya. It is never good, great or even meh. Saya selalu bertanya-tanya kenapa ya? tapi sekarang mungkin saya lebih mengerti.

Akhir-akhir ini, ketika ada yang bertanya kepada saya “how are you?” jawaban yang selalu saya berikan adalah “Good.” Not great. Not bad. Not meh. And good in every sense of good. Saya sedang berada di tempat yang baik. Pekerjaan yang baik. Keluarga yang baik. Dan relationship yang baik juga. Meski ini adalah sebuah tantangan, tapi saya merangkul mereka. Saya gak bisa bilang semuanya buruk, beneran. Tapi, kenapa saya gak bilang “great”?

Tapi kemudian, apakah saya harus menjawab “great”? apa yang salah dengan “good”?

Saya mengingat ini dari buku “Good to Great” Bahwa Good adalah musuh Great (that my mom has 4 copies of). Dan saya gak suka buku itu pada saat ini. ah.

Meskipun ini membuat saya berpikir.  Have I lost my spark? Have I lost touch with what great-ness that exists in my life?

Jadi sekarang ini saya sedang duduk di teras saya jam 5.49am, merenungkan hidup seperti sedang melalui  quarter life crisis. Melihat burung-burung berkicau satu sama lain. Mendengarkan ayam-ayam berkokok bersahutan seperti paduan suara. Merasakan hembusan angin pagi sambil menyeruput teh di cangkir keramik yang cantik pemberian teman saya. Melihat matahari mulai menyinari rumah, life feels pretty damn great!

Dan itu mengingatkan juga tentang the little great moments yang sudah saya lalui kemarin. Mengobrol bersama teman saya selama dua jam. Membantu papa mensetting handphone dan berbagi croissant bersama dengannya. Curhat di hari saya yang mellow. Dan mengatakan “I love you” di akhir hari.

So, how I are you Ika? Good.

Yes, I am okay with good. Seperti kopi pada pagi hari. Meneguknya sambil mendengarkan pagi yang sempurna.

Bagi saya, good is this feeling of enough-ness for me. Saya punya semua yang saya butuhkan. Saya bersyukur untuk itu semua. I am taken care of. And I am good.

But enough about me. How are you?

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *