Hal-hal yang ego ucapkan…

No Comment
Hal-hal yang ego ucapkan…

Kadang kita suka tidak sadar bahwa ego kita yang sedang berbicara dan bukan jiwa kita. Hmm, pertanyaannya, bagaimana membedakannya? Mari kita lihat hal-hal yang ego ucapkan setiap harinya…

yang ego katakan

Kemarin ada teman yang curhat ke gue bilang gini…

“Aduh, gue malu banget jalan sama dia. Pas kita lagi makan di restoran, dia jahat banget sama pelayannya. Gak cuma dimaki-maki trus dia pun minta ganti pelayan. Sombong sekali. Entah kapan dia akan sadar kalau dia itu sombong.”

Gue gak bisa jawab. Jangan-jangan gue pun sombong dan gak sadar. Gue sampai bertanya ke teman-teman gue “Eh, dikala apa elo bermain dengan gue dimana gue bisa dianggap sombong ya?”

Karena memang jujur, EGO itu seperti itu, terkadang kita tidak sadar bahwa ego yang keluar dan bukan diri kita yang sesungguhnya.

Well, mari kita lihat hal-hal yang ego ucapkan, belajar dari om James McCrae.

1. “Gue itu korban dari situasi” vs. “Gue menciptakan realita gue sendiri.”

Kadang kita gak sadar bahwa kita menjadikan diri kita itu korban dari segala sesuatu ketika mengatakan hal-hal seperti:

– “Ini gara-gara dia/loe/mereka gue jadi begini.”
– “Ini bukan salah gue.”
– “Kenapa sih semua lebih sayang sama orang lain dan bukan gue?”
– “Kenapa sih hal-hal begini selalu terjadi ke gue?”

Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita itu, kita sendiri yang menciptakannya. Bukan karena orang lain.

2. “Gue hidup dalam kekurangan. Tidak pernah cukup.” vs. “Gue hidup berkelimpahan. Semua selalu cukup.”

Kita suka takut ‘jatah’ kita diambil orang lain. Issh, padahal kalau memang rejeki kan gak akan kemana bukan? Rejeki itu bukan untuk diperebutkan, tetapi disyukuri.

– “Buruan ambil sebelum kehabisan.”
– “Udah potong aja jalannya, nanti keburu dipotong orang lain.”
– “Ngapain memuji dia, ga ada untungnya.”

3. “Hidup ini menakutkan” vs. “Hidup ini menyenangkan walau banyak hal-hal yang menakutkan.”

Takut mati. Takut kehilangan. Takut kalah. Takut segalanya. Kita menjadi terhambat karena banyaknya ketakutan. Dan takut itu adalah EGO ang sedang berbicara.

4. “Gue selalu salah” vs. “Gue ada di jalan yang benar dengan kecepatan yang benar.”

Hihihi, gue baru mengucapkan ini kemarin. #jleb Gue merasa ada orang-orang yang jago banget membuat gue merasa not good enough.

Seringkali kita suka mengatakan:
– “Apapun yang gue lakukan itu selalu salah. Selalu tidak cukup baik.”
– “I am lost.”
– “Gue gak tau apa yang gue lakukan.”

Padahal sebenarnya, jiwa kita sendiri sudah tahu apa yang sebenarnya perlu kita lakukan. Hanya kita terlalu sering mendengarkan ego dan bukan jiwa. Kita selalu berada di masa dan waktu yang tepat.

5. “Gue capek untuk terus berjuang untuk sekedar bisa hidup” vs. “Gue merasa aman untuk mengejar apa yang gue sukai.”

Kalau kita merasa lelah, burnt out, terjebak, ini biasanya karena kita lupa untuk juga melakukan hal-hal yang jiwa kita sukai.

6. “Gue butuh membuktikan bahwa gue itu baik” vs. “Gue baik kok.”

Lucunya, sering kali kita tidak sadar bahwa kita sangat membutuhkan pengakuan. Senang mendapatkan banyak ‘like’ di social media dan mulai bergantung. Kalau tidak dipuji sakit hati. Ah, ini memang ego.

Perhatikan rasa sirik, iri hati maupun sakit hati. Ini semua ego yang berbicara.

7. “Gue hanya manusia biasa” vs. “Gue adalah seniman yang memiliki energi tak terhingga.”

Gak tahu kenapa kalau kita tahu manusia itu potensinya tak terhingga, kita lebih sering merendahkan diri kita sendiri. “Kan kita hanya manusia.” Hanya?

8. “At least, gue lebih baik dari orang-orang goblok itu” vs “Semua orang memiliki perannya masing-masing kok.”

Ish. Setiap kali, SETIAP KALI, kita membandingkan diri dengan orang lain, itu ego yang sedang berbicara. Dan ini sering banget. Seringkali pun juga ga sadar.

9. “Gue sedang berkompetisi dengan orang lain” vs. “Gue merasa selaras dengan dunia ini.”

Kita kita selaras dengan dunia, yang kita rasakan adalah rasa damai. Jadi, perhatikan emosi yang kamu rasakan, apabila itu adalah marah, sebel, sedih, dan lain sebagainya, itu EGO yang sedang berbicara.

10. “Yah pokoknya ribet deh” vs. “Gue bahagia kok.”

Kalo hidup loe berasa ribet, dalam hal apapun, itu ego yang sedang berbicara. Karena apapun kalau yang menjalankan itu jiwa, gak akan berasa ribet 😉

So, menurut kamu, hal-hal apa lagi yang ego biasa ucapkan atau lakukan? Boleh dong sharing. Thank you 🙂

Kalau mau membaca lebih banyak tentang #shityouregosays, bisa langsung ke websitenya si Oom James di sini.

 

 

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *