ARTICLES Happiness Relationship

Choose Your Surrounding

October 15, 2014

 

Katanya kita nggak boleh memilih-milih teman. Katanya kita harus mau temenan sama siapa saja. Okay, katakanlah kita sudah menjalani hubungan pertemanan yang cukup lama sama teman kita ini, tapi, kok, lama-lama bikin capek, ya?

Apa nggak usah ditemenin lagi aja?

Pemikiran ini sebenarnya muncul sejak saya menemukan kutipan dari Oprah Winfrey: Surround yourself only with people who are going to take you higher. Bagus banget, nih! Saya sempat berikan kutipan ini kepada salah satu murid saya juga.

Tentu saja artinya tidak secara harafiah pilih-pilih teman alias sombong. Saya pikir, kita sebenarnya perlu, lho, sedikit picky saat memilih teman. Apalagi teman atau orang-orang yang akan secara dekat dan sering berinteraksi dengan kita. Bukan tidak mungkin, orang yang tadinya cocok-cocok saja sama kita, mendadak berubah menjadi seseorang yang kita nggak habis pikir sama perilakunya. Sounds familiar? *smirks*

Nggak apa-apa. Dijadikan pelajaran saja.

surround yourselfSaya menemukan sebuah kutipan bagus lagi, seperti pada gambar di atas. Surround yourself with the dreamers and the doers, the believers, and thinkers, but most of all, surround yourself with those who see greatness within you, even when you don’t see it yourself (Edmund Lee).

Nggak ada yang nggak bagus dari pemikiran Pak Edmund Lee barusan. Menurut saya The Dreamers, The Doers, The Believers, dan The Thinkers semuanya harus ada dalam diri kita. Dream atau mimpi membuat kita berani membayangkan dan merencanakan sesuatu yang luar biasa. Setelah puas bermimpi, terus apa? Ya tentu saja dilakukan! Makanya ada the doers. Kita perlu rencana yang matang atau setidaknya jelas lah sebelum mengeksekusi rencana untuk mewujudkan mimpi kita. Enter the thinkers! Kadang-kadang kita suka tidak percaya diri sama kemampuan kita sendiri, takut atau ragu bahwa apa yang hendak kita lakukan itu terlalu sederhana atau bahkan jelek untuk dilakukan. Nah, pada saat itulah sisi the believers masuk.

Ini tidak gampang. But, it is very doable. Caranya gimana? Mulai dari sekarang!

But most of all, surround yourself with those who see greatness within you, even when you don’t see it yourself . Mulailah peran dari orang-orang yang dekat dan penting buat kita tadi. Orang-orang yang bisa melihat kekuatan, sisi baik, keunikan, dan potensi kita JUSTRU di saat kita nggak bisa lihat itulah orang-orang yang patut kita pertahankan. Dan dengarkan ya, tentunya.. 🙂

Saya yakin kita semua punya orang-orang baik dan dengan tulus sayang sama kita. Tugas besar kita ada dua. Pertama, do not take them for granted. Hargai dan sayangi juga mereka.Ucapkan terima kasih dan dengarkan pendapat mereka. Kedua, belajar jadi orang yang seperti itu.

Let’s be happy together!

 

by: Sekar Ayu Adhaningrum (@ArumAdhaningrum)

  • Reply
    Khoirina
    October 15, 2014 at 7:12 pm

    Nice post, Nice Sharing! Sukaaaaaa!
    Kalau selama ini gue sih temenan sama siapa aja dan yang penting mereka mau berteman sama gue, tapi yang pasti gue selalu mengabaikan mereka kalo udah menjurus ke yang negatif. buat apa ngikutin!
    sekedar celetukan atau obrolan kecil juga bisa jadi temen asalkan omongannya nyambung sama gue.
    Nggak banyak mikir juga sih kalo tentang pertemanan.
    Bagi gue buat temen yang jarang ketemu saling menghargai dan cukup jaga komunikasi aja, dengan begitu bakal tetep terasa keberadaanya walaupun nggak ketemu langsung. atau kalau teman yang dekat dan sering berinteraksi, kita malah sering nongkrong dan ngelakuin hal konyol(gak merugikan org lain) bareng-bareng 😀

    • Reply
      The Unlearn Team
      October 16, 2014 at 10:18 am

      Hihihi, Kak Arum memang seru sharing-nya yaaaa.
      Gue pun merasa dengan bertambahnya usia makin berasa “pilih-pilih”. Toh ujung2nya “we are the 5 people we spend most of our time with” jadi yaaa mesti ati-ati juga 🙂

    • Reply
      The Unlearn Team
      November 24, 2014 at 11:21 am

      Hai Nisa, apa kabar? 🙂

  • Reply
    adhaningrum
    October 17, 2014 at 7:20 am

    Hai! Terima kasih The Unlearn team!
    Iya, ketika menulis ini juga sempat kepikiran kutipan yang “We are the 5 people we spend most of our time with” 🙂

    Mbak Khoririna, thanks! Iya kalau udah kebawa negatif itu capek ya, Mbakk.. Kayak Dementor-nya, Harry Potter hehehe 🙂

    • Reply
      The Unlearn Team
      October 17, 2014 at 7:47 am

      Seneng banget selalu dapat tulisan2mu. Keep them coming ya Arum!

      Coba nanti kita tanya ke Nisa, dia tau Dementor atau tidak. Hihihi.

      Have a greeat day Arum!

      • Reply
        Khoirina
        October 24, 2014 at 11:16 am

        wahaha gue tau kok itu *abis nyari di gugel* :p

Leave a Reply