#ceritainspirasi tentang seorang supir angkot dan kejujuran

No Comment
#ceritainspirasi tentang seorang supir angkot dan kejujuran

Kali ini mau sharing #ceritainspirasi dari teman kita Adela di grup theUnlearn yang mengingatkan kita tentang kejujuran.

Helloo teman-teman.. Saya mau cerita nih. Kisah antara saya dan supir angkot tadi pagi. Bukan Ftv yah! hehehe

Gini, tadi pagi seperti biasa aku naik angkot nomer 37 yang kearah senen yang juga ngelewatin tempat kerja saya. Nah, pas udah didalam angkot setelah nunggu angkot hampir 15 menit karena penuh mulu, aku nyadar kalau angkot ini adalah angkot yang beberapa minggu lalu saya naiki. Supirnya juga supir yang sama, si abang gendut, dengan rambut gondrong yang dikucir kuda, danĀ kumis tipis yang gk terawat (idup lagi hahahah).

Oke, langsung saja aku rogoh kantong celana sebelah kanan dan mengambil selembar uang 5 ribuan dan uang 4 ribu yg sebelumnya aku pegang aku simpan kembali kekantung celana (tarif angkot ke kantor adalah Rp.4000). “Kiri Bang!” teriakku pas sudah sampai didepan kompleks perkantoran plaza pasificĀ . Saat turun aku bayarkan uang 5 ribu ke supirnya, lalu berlalu. Supirnya memanggil ku lagi karena dia merasa perlu mengembalikan uang padaku. Aku tersenyum ke si abang supir angkot. “Ambil aja kembaliannya bang, soalnya kemarin aku ingat aku pernah naik angkot ini tapi uang yang aku kasih 3 ribu, kurang seribu. Aku sadar setelah dikantor uang seribunya masih keselip di kantong celanaku. Jadi itu kurang bayar kemarin,” kataku sambil tersenyum yang juga membuat si abang supir angkot tersenyum.

Semoga Ayahku (juga supir angkot dikampung tercinta) juga mendapatkan penghargaan kecil dari penumpangnya yang tidak seberapa itu. Heheheh…

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *