Apa yang akan kamu lakukan bila memiliki uang 10 milyar rupiah?

No Comment
Apa yang akan kamu lakukan bila memiliki uang 10 milyar rupiah?

 

“Everything you want should be yours: the type of work you want; the relationships you need; the social, mental, and aesthetic stimulation that will make you happy and fulfilled; the money you require for the lifestyle that is appropriate to you; and any requirement that you may (or may not) have for achievement or service to others. If you don’t aim for it all, you’ll never get it all. To aim for it requires that you know what you want.”
? Richard Koch

Di sebuah ruang diskusi, peserta diminta untuk menuliskan mimpinya masing-masing. Yang dalam diskusinya, banyak yang menuliskan “ingin menjadi sukses”, “ingin jadi orang kaya”. Which is great! Pertanyaannya adalah, apa definisi sukses dan kaya? Dari mana saya tahu kalau saya sudah sukses ataupun ‘kaya’?

“The tragedy of life doesn’t lie in not reaching your goal.
The tragedy lies in having no goals to reach.”
~ Benjamin Mays

Kalau kamu diberikan uang 10 Milyar Rupiah, apa yang akan kamu lakukan dengan uang tersebut?

Dengan uang 10 Milyar Rupiah, kalau dalam segi materi, bisa saja kita bilang sudah sukses dan kaya. Tapi so what? Tidak hanya sekedar berapa banyak uang yang kita miliki, tetapi apa yang akan kita lakukan dengan uang tersebut? Sehingga uang, materi, jabatan, status tidak hanya sebagai tujuan, tetapi menjadi sebuah kendaraan untuk mencapai apa yang benar-benar kita inginkan.

Seperti yang pernah dikatakan mbak Yulia Astuti, pelopor Moz5 Salon Muslimah di event @IDMomPreneur yang sekarang sudah mewaralaba dan go international, “bisnis itu hanya kendaraannya, kita inginnya apa?”

So, what do you want? Mari kita lihat, apakah yang kita inginkan itu sekedar angan-angan, atau memang mau tidak mau harus terjadi.

  • Kalau mau punya salon:  salon apa, dimana, karena apa, bedanya apa dengan salon lain?
  • Kalau mau traveling: pergi kemana, dengan siapa, karena apa, ingin melihat apa, menikmati apa?
  • Kalau mau pekerjaan: pekerjaan seperti apa? melakukan apa? ingin belajar apa? ingin mencapai apa? agar bisa apa?
  • Kalau mau sukses: sukses itu seperti apa? punya apa? melakukan apa? menjadi orang seperti apa?

…. kalau jawabannya “ya.. apa saja.” Well, bagaimana pengukurannya?

Kenapa penting untuk menjadi spesifik tentang mimpi kita? Well, what do you think? Kalau tidak bisa diukur, dari mana kita tahu itu sudah terjadi? Pernah minta dibelikan sesuatu kepada seseorang, lalu ketika barangnya tiba kita mengatakan ‘bukan yang seperti ini’. Atau, lelah tidak kalau terus mendayung dan mendayung tetapi tidak tahu sebenarnya mengarah kemana. Dan kalau percaya ’law of attraction’, apa yang kita bisa bayangkan, bisa terjadi.

Truth is, most people don’t know what they want. Coba deh tanya ke siapapun. “Apa 5 hal yang kamu ingin capai saat ini?” 95% of  people akan menjawab, “Hmm, apa ya..” Trus mikir dulu. Lalu, “Kayaknya ____.” Antara takut gak kesampaian. Atau hanya sekedar ikut-ikutan. Pressure dari luar. Atau memang gak pernah mikirin, karena merasa gak penting. Go with the flow saja. Kalau pun rejeki pasti gak kemana. Betul, gak salah. Sayangnya kita jadi sekedar hidup.

Kenapa penting untuk tahu alasannya? Ada perbedaan antara benar-benar ingin dan sekedar angan-angan. Kalau sebuah kendaraan, alasan ini adalah ’fuel’nya, yang menjadi bensin untuk perjalanannya. Motivasi internal kita. Our motive. Seperti kata Friedrich Nietzsche, “mereka yang memiliki alasan yang kuat mampu mengatasi berbagai hal/rintangan.” Ini adalah The Power of Why. Ini yang membedakan mereka yang hanya sekedar “Wishful Dreamer” dan mereka yang “Action Dreamer.”

“He who has a why to live can bear almost any how.” – Friedrich Nietzsche

Jadi, apa yang akan kamu lakukan, ciptakan kalau diberikan uang 10 milyar rupiah? Kita banyak mengeluh tidak punya modal, resources, dsb. Nah, sekarang sudah diberikan kesempatan. Mau digunakan untuk apa? Punya rencana-nya kah? The Plan for Action. Kalau Anda belum membuat daftarnya, coba buat deh. Lihat apa yang menjadi prioritas Anda. Bisa sih semuanya langsung dimasukkan tabungan, tetapi di sini kita mendapatkan kesempatan untuk membuat sesuatu, menciptakan sesuatu — apa itu? Dari jawabannya akan terlihat ‘what matters most’nya kita.

Menemukan passion ataupun purpose. Banyak yang ketika melakukan ini mengatakan ingin keliling dunia, investasi, beli rumah, ajak ortu naik haji, dan lain sebagainya. Okay, that’s great. Now… setelah itu semua dilakukan. Apa yang ingin kamu CIPTAKAN untuk berkontribusi kepada lingkungan? Sekarang ketika uang sudah tidak menjadi alasan untuk kita menunjukkan kualitas kita, apa yang ingin kamu KARYAKAN? Bagaimana kaya bisa memperkuat kualitasmu? How can you bring VALUE into this world?

Apa daftar ‘keinginan’ Anda dalam hidup ini? Pernah nonton film Bucket List dengan Jack Nicholson dan Morgan Freeman, dimana kedua ‘kakek’ ini yang sudah divonis tidak akan hidup lama akhirnya membuat daftar hal-hal yang mereka ingin dapatkan/lakukan. Apa daftar kamu dalam hidup? Daftar kamu tahun ini? Bulan ini?

Ketika kamu tahu what matters most for you, passion, purpose dan juga impianmu lalu bergerak menujunya, itulah dimana kamu mulai benar-benar hidup.

Share your dream here, with us…
Apa impianmu?

Love,
@aristiwidya

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *