Apa Bedanya Negative Thinking Dengan Berpikir Realistis?

No Comment
Apa Bedanya Negative Thinking Dengan Berpikir Realistis?

Hello,

Minggu ini ada pertanyaan yang masuk, kita mendapatkan pertanyaan ini :

“Bedanya negative thinking sama berpikir realistis apa?”
Karena banyak teman bilang “jangan negatif thinking” dan gw dalam hati ngomong “gw kan cuma realistis”, terus gimana cara untuk tetap positif tapi tidak bias dengan tidak realistis? soalnya masa mau terus-terusan positif thinking?
kasih contoh gini deh, investor mau invest uang ke orang yang punya usaha atau malah yg lebih ekstrim lagi ke pasar modal, masa ngandelin positif thinking tapi gak realisits?

Well, Gue dari dulu itu suka dengan kata2 “optimistic realistic” yang intinya sih realistis (sesuai data/fakta dan bukan persepsi atau emosi) dan juga tetap aja sisi hopeful-nya bahwa keadaan itu bisa membaik atau ada berkahnya.

Kadang kita suka menggunak
an kata “realistis” itu seperti pesimis. Realisticly, semua orang bisa lari marathon dalam waktu 9 bulan. Beneran lho. Hanya kita saja yang akhirnya membatasi diri dengan menggunakan kata “realistis”.

Maybe, intinya sadar aja dulu kapan kita menggunakan kata2 tersebut untuk membatasi atau membohongi diri kita sendiri.

Naaah, kita sudah memulai diskusi di forum theUnlearn dan sekarang sedang merangkai beberapa jawaban untuk pertanyaan ini. Agar jawabannya bisa lebih kaya, bolehkah kamu juga ikutan share jawaban kamu? Jadi kita bisa saling belajar dari satu sama lain.

Langsung saja jawab di bagian komen ya. Thank you! 🙂

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *