Andaikan saya mendapatkan advise ini ketika lulus kuliah …

Posted at : 05 - 01

- 2014

 

Sering kali kita (well, maksudnya saya) berpikir “Andaikan saya tahu ini 10 tahun yang lalu.” Jadi senang sekali ketika menemukan pidato Neil Gaiman untuk para lulusan yang membuat saya berpikir kembali, apa sih hal-hal yang paling penting yang saya perlu ketahui dalam hidup ini, dalam berkarir, rahasia dalam kesuksesan?

Coba tonton videonya, atau baca transkripnya di bawah ini 🙂

Saya tidak pernah benar-benar berharap untuk memberikan saran kepada orang yang wisuda dari lembaga pendidikan lanjut. Saya tidak pernah lusus dari lembaga seperti ini. Saya bahkan tidak pernah menjalaninya. Saya lulus sekolah sesegera mungkin, disaat gambaran tentang proses belajar yang harus dijalani selama empat tahun lagi sebelum saya menjadi penulis seperti yang saya idamkan sangatlah menggerahkan.

Saya memasuki dunia nyata, saya menulis, dan menjadi penulis yang lebih baik dengan bertambahnya hal yang saya tulis, dan menulis lagi, dan tidak ada yang berkeberatan bahwa saya mengarangnya sembari terus berkarya, mereka hanya membaca apa yang saya tulis dan mereka membayarnya, atau tidak, dan seringkali mereka menugaskan saya untuk menulis hal lain bagi mereka.

Yang telah memberikan saya rasa hormat dan minat yang baik kepada pendidikan tinggi yang telah membekali teman dan keluarga saya, yang menjalani universitas, sejak dahulu kala.

Melihat kembali, saya mengalami perjalanan yang luar biasa. Saya tidak yakin dapat menyebutnya sebagai karir, karena karir diartikan bahwa saya memiliki semacam rencana karir, dan saya tidak pernah memilikinya. Hal terdekat yang saya miliki adalah suatu daftar yang saya buat saat saya berusia 15 tahun mengenai sagala hal yang ingin saya lakukan: menuliskan novel dewasa, buku anak-anak, komik, film, merekam audiobook, menulis salah satu episode Doctor Who… dan seterusnya. Saya tidak memiliki karir. Saya hanya melakukan hal berikutnya pada daftar tersebut.

Jadi saya berpikir saya akan memberitahu kepada anda segala hal yang saya harap saya ketahui saat memulainya, dan beberapa hal yang, melihat lagi pada saat itu, saya rasa memang saya ketahui. Dan bahwa saya juga akan memberikan kepada anda sepenggal saran terbaik yang pernah saya dapat, yang gagal untuk saya ikuti.

Pertama-tama: Saat anda memulai karir anda pada dunia seni anda tidak tahu sama sekali apa yang anda kerjakan.

Ini hebat. Orang yang tahu apa yang mereka lakukan tahu akan aturan, dan tahu apa yang mungkin dan tidak mungkin. Anda tidak. Dan anda memang seharusnya tidak. Aturan pada apa yang mungkin dan tidak mungkin dalam dunia seni dibuat oleh orang yang belum mencoba batasan kemungkinan dengan cara melampauinya. Dan anda bisa.

Jika anda tidak tahu bahwa hal itu tidak mungkin akan lebih mudah untuk melakukannya. Dan karena tidak ada yang melakukannya sebelumnya, mereka belum membuat aturan untuk menghentikan siapa pun untuk melakukan hal itu lagi.

Kedua, Jika anda memiliki suatu ide tentang apa yang ingin anda buat, apa yang harus anda lakukan dengan ditempatkan di sana, maka lakukanlah.

Dan itu jauh lebih sulit dari yang terdengar dan, terkadang pada akhirnya, jauh lebih mudah dari apa yang anda bayangkan. Karena pada umumnya, ada hal-hal yang harus anda lakukan sebelum anda mencapai pada tempat yang ingin anda capai. Saya ingin menuliskan komik dan novel dan cerita dan film, jadi saya menjadi seorang jurnalis, karena jurnalis boleh mengajukan pertanyaan, dan untuk jalan dan menemukan bagaimana cara kerja dunia ini, dan disamping itu, untuk melakukan hal-hal yang saya perlukan untuk menulis dan menulis dengan baik, dan saya dibayar untuk belajar bagaimana menulis secara ekonomis, garing, terkadang di bawah kondisi yang merugikan, dan tepat pada waktunya.

Terkadang cara untuk melakukan apa yang anda harap lakukan akan sangat jelas, dan terkadang akan menjadi sangat mustahil untuk menentukan apakah anda melakukan hal yang tepat atau tidak, karena anda harus menyeimbangkan sasaran-sasaran dan harapan-harapan anda dengan cara memberi makan kepada diri anda sendiri, membayar utang, mencari pekerjaan, menyelesaikan apa yang bisa anda dapatkan.

Terkadang apa yang berfungsi bagi saya adalah membayangkan di mana saya ingin berada – seorang penulis, terutama fiksi, membuat buku-buku yang bagus, membuat komik-komik yang bagus dan menghidupi diri saya melalui kata-kata saya – merupakan sebuah gunung. Gunung yang jauh. Tujuan saya.

Dan saya tahu bahwa selama saya tetap berjalan menuju gunung itu saya akan baik-baik saja. Dan saat saya benar-benar tidak yakin apa yang harus dilakukan, saya dapat berhenti, dan berpikir tentang apakah itu membawa saya mendekati atau menjauhi dari gunung itu. Saya menolak pekerjaan editorial di berbagai majalah, pekerjaan tepat yang akan membayarkan uang yang memadai karena saya tahu bahwa, semenarik apa pun mereka, bagi saya mereka akan merupakan jalan yang menjauh dari gunung tersebut. Dan jika tawaran-tawaran pekerjaan tersebut telah datang sebelumnya saya mungkin telah menerimanya, karena mereka masih akan lebih dekat dengan gunung tersebut dibandingkan diri saya di saat itu.

Saya belajar menulis dengan menulis. Saya cenderung untuk melakukan apa pun selama itu terasa seperti petualangan, dan untuk berhenti saat hal itu terasa seperti bekerja, yang berarti bahwa hidup tidak terasa seperti bekerja.

Ketiga, Saat anda memulai, anda harus berurusan dengan masalah kegagalan.

Anda perlu berkulit tebal, untuk belajar bahwa tidak semua proyek akan bertahan. Sebuah kehidupan lepas, hidup dalam seni, terkadang seperti menaruh pesan di dalam botol-botol, pada pulau terpencil, dan berharap bahwa seseorang akan menemukan salah satu botol dan membukanya dan membacanya, dan meletakkan sesuatu di dalam  botol yang akan hanyut kembali kepada anda: apresiasi, atau komisi, atau uang, atau cinta. Dan anda harus menerima bahwa anda dapat meletakkan ratusan hal untuk setiap botol yang kembali kepada anda.

Masalah kegagalan adalah masalah kehilangan semangat, keputus asaan, kelaparan. Anda ingin semuanya terjadi dan anda inginkan itu saat ini juga, dan hal-hal tidak berjalan sesuai rencana. Buku pertama saya – suatu karya jurnalisme yang telah saya kerjakan untuk uang, dan yang telah membuat saya mampu membeli mesin ketik listrik dari uang mukanya – harusnya menjadi buku laris. Seharusnya telah menghasilkan banyak uang bagi saya. Jika penerbit tidak terpaksa mengalami likuidasi antara habisnya penjualan cetakan pertama dan cetakan ke dua, dan sebelum semua royalti dapat dibayar, dapat saja itu terjadi.

Dan saya mengangkat bahu, dan saya masih memiliki mesin ketik elektrik saya serta uang yang cukup untuk membayar sewa untuk beberapa bulan,

dan saya memutuskan bahwa saya akan melakukan terbaik di masa mendatang untuk tidak menulis buku hanya untuk mendapatkan uang. Jika anda tidak mendapat uang, maka anda tidak mendapatkan apa pun. Jika saya memang mengerjakan hal yang saya banggakan, dan saya tidak mendapatkan uang, setidaknya saya memiliki hasil kerja saya.

Dalam saat tertentu, saya melupakan aturan tersebut, dan saat itu terjadi, alam semesta menendang saya dengan keras dan mengingatkan saya. Saya tidak tahu bahwa itu juga merupakan masalah bagi semua orang kecuali saya, tapi benar bahwa tidak ada yang saya lakukan dimana satu-satunya alasan untuk itu adalah uang benar-benar sepadan, kecuali sebagai pengalaman pahit. Biasanya saya tidak juga mendapatkan uangnya. Hal-hal yang saya lakukan karena saya bergairah, dan ingin melihat hasilnya hidup dalam kenyataan tidak pernah mengecewakan saya, dan saya tidak pernah menyesali waktu yang saya habiskan untuknya.

Masalah kegagalan itu berat.

Masalah keberhasilan dapat lebih berat lagi, karena tidak ada yang memperingatkan kepada anda tentang hal itu.

Masalah pertama dari sagala bentuk dari keberhasilan bahkan yang terbatas adalah keyakinan yang tak tergetar bahwa anda dapat lolos dengan sesuatu, dan bahwa kapan pun mereka akan menemukan anda. Ini adalah sindrom Penipu, sesuatu yang disebut oleh istri saya Amanda sebagai Fraud Police.

Untuk saya, saya yakin bahwa akan ada ketukan di pintu, dan seseorang dengan clipboard (saya tidak tahu mengapa dia membawa sebuah clipboard, di kepala saya, tapi dia membawanya) aka nada di sana, untuk mengatakan kepada saya bahwa semua telah berakhir, dan mereka telah terjebak bersama saya, dan kini saya harus pergi dan mendapatkan pekerjaan yang sebenarnya, sesuatu yang tidak mencakup membuat-buat sesuatu dan menuliskannya, dan membaca buku yang  ingin say abaca. Dan lalu saya akan pergi dengan diam-diam dan mendapatkan jenis pekerjaan dimana anda tidak perlu membuat-buat sesuatu lagi.

Masalah dengan keberhasilan. Mereka nyata, dan dengan keberuntungan anda akan mengalaminya. Saat dimana anda berhenti berkata iya kepada sagala hal, karena kini botol-botol yang anda hanyutkan di laut semuanya kembali, dan harus belajar untuk berkata tidak.

Saya memperhatikan rekan-rekan saya, dan teman-teman saya, dan mereka yang lebih tua dari saya dan memperhatikan bagaimana menderitanya beberapa dari mereka saat itu: saya akan mendengar kepada mereka memberitahukan kepada saya bahwa mereka tidak dapat membayangkan suatu dunia dimana mereka melakuan apa yang selalu ingin mereka lakukan lagi karena mereka kini harus mendapatkan sejumlah tertentu tiap bulannya hanya untuk menjaga keberadaannya. Mereka tidak dapat pergi dan melakukan hal-hal yang bermakna, dan bahwa memang ingin mereka lakukan; dan itu tampak seperti tragedy besar sebagaimana halnya dengan segala masalah kegagalan.

Dan setelah itu, masalah keberhasilan terbesar adalah bahwa dunia berkonspirasi untuk menghentikan anda dalam melakukan hal yang anda lakukan, karena anda berhasil. Ada hari dimana saya melihat dan menyadari bahwa saya telah menjadi seseorang yang secara profesional membalas email, dan yang menuliskannya sebagai hobi. Saya mulai mengurangi untuk menjawab email, dan lega saat tahu bahwa saya lebih banyak menulis.

Keempat, Saya harap anda melakukan kesalahan. Jika anda melakukan kesalahan, itu berarti anda di luar sana melakukan sesuatu.

Dan kesalahan dapat menjadi berguna. Saya suatu saat salah mengeja Caroline, dalam suatu surat, menukar huruf A dan O, dan saya rasa, “Coraline tampak seperti nama sesungguhnya…”

Dan ingatlah bahwa pada jurusan apa pun anda, apakah anda musisi atau fotografer, seniman atau kartunis, penulis, penari, perancang, apa pun yang anda lakukan anda memiliki satu keunikan. Anda memiliki kemampuan untuk membuat seni.

Dan bagi saya, dan bagi banyak orang yang telah saya kenal, hal tersebut telah menjadi penyelamat hidup. Penyelamat hidup yang terakhir. Itu membuat anda menjalani waktu-waktu yang baik dan menjalani waktu-waktu lainnya.

Hidup terkadang sulit. Hal-hal berjalan tidak semestinya, dalam hidup dan cinta dan bisnis dan persahabatan dan kesehatan dan semua cara lainnya dimana hidup tidak berjalan dengan semestinya. Dan saat keadaan semakin sulit, ini yang harus anda lakukan.

Buat karya seni yang baik. Make good art.

Saya serius. Suami lari dengan seorang politisi? Buat karya seni yang baik. Kaki remuk dan dimakan oleh ular boa yang termutasi? Buat karya seni yang baik. IRS mengintai anda? Buat karya seni yang baik. Kucing meledak? Buat karya seni yang baik. Seseorang di internet berpikir bahwa yang anda lakukan itu bodoh atau jahat atau itu sudah pernah dilakukan sebelumnya? Buat karya seni yang baik. Mungkin hal-hal akan berjalan entah bagaimana, dan akhirnya waktu akan menghapus luka namun itu tidak mengapa. Lakukan hanya apa yang anda lakukan dengan cara sebaik mungkin. Buat karya seni yang baik.

Juga buatlah pada hari-hari yang baik pula.

Dan Kelima, sementara anda melakukannya, buat karya seni yang baik. Lakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh anda.

Keinginan, sebagai permulaan, adalah untuk menjiplak. Dan itu bukanlah hal buruk. Kebanyakan dari kita hanya menemukan suara kita sendiri setelah kita bersuara seperti banyak orang lain. Tapi satu hal yang anda miliki yang tidak dimiliki oleh orang lain adalah diri anda. Suara anda, pikiran anda, cerita anda, visi anda. Jadi tuliskan dan gambarkan dan bangun dan bermain dan menari dan hidup sebagaimana hanya anda yang bisa.

Saat dimana anda merasa bahwa, mungkin saja, anda berjalan-jalan dalam keadaan telanjang, menampilkan terlalu banyak hati dan pikiran anda dan apa yang ada di dalamnya, menunjukkan terlalu banyak tentang diri anda. itulah saat dimana anda mungkin mulai melakukannya dengan benar.

Hal-hal yang saya lakukan yang paling berhasil adalah hal-hal yang paling saya tidak yakini, cerita-cerita dimana saya yakin bahwa apakah mereka akan berhasil, atau lebih menjadi sejenis kegagalan yang memalukan yang akan diingat oleh orang dan bicarakan hingga akhir waktu. Mereka selalu memiliki kesamaan tersebut: melihat kembali pada hal tersebut, orang menjelaskan mengapa mereka adalah keberhasilan yang tak terhindarkan. Saat saya melakukannya, saya tida menyadarinya.

Saya masih belum. Dan apa senangnya  dalam membuat sesuatu yang secara pasti anda ketahui bahwa itu akan berhasil?

Dan terkadang hal-hal yang saya lakukan benar-benar gagal. Ada cerita-cerita saya yang tidak pernah dicetak ulang. Beberapa darinya bahkan tidak pernah keluar dari rumah. Namun saya belajar banyak dari mereka sebagaimana saya belajar banyak dari hal-hal yang berhasil.

Keenam. Saya akan memberikan beberapa pengetahuan pekerja bebas rahasia.

Pengetahuan rahasia selalu menjadi hal yang baik. Dan itu berguna bagi siapa pun yang berencana untuk membuat karya seni untuk orang lain, untuk memasuki dunia bebas dari segala hal. Saya mempelajarinya pada komik, namun juga dapat diterapkan pada bidang lain juga. Begini:

Orang dipekerjakan karena, bagaimanapun, mereka dipekerjakan. Bagi saya, saya melakukan sesuatu yang saat ini akan mudah untuk diperiksa, dan akan membuat saya berada dalam kesulitan, dan saat saya mulai, pada hari-hari sebelum ada internet, tampak seperti strategi karir yang bijaksana: saat saya diminta oleh editor yang mempekerjakan saya, saya berbohong. Saya mendaftar sejumlah majalah yang meyakinkan, dan saya tampak percaya diri, dan saya mendapatkan pekerjaan. Saya lalu mendapat kehormatan untuk menuliskan sesuatu untuk tiap-tiap majalah yang saya tuliskan untuk mendapat pekerjaan pertama itu, jadi saya tidak benar-benar berbohong, saya hanya tertantang dalam hal kronologis… Anda mendapat pekerjaan bagaimanapun anda mendapat pekerjaan.

Orang tetap bekerja, dalam dunia pekerja lepas, dan lebih lagi dalam dunia saat ini adalah pekerja lepas, karena pekerjaan mereka itu baik, dan karena mereka mudah untuk menyesuaikan diri, dan karena mereka memberikan hasil pekerjaan tepat waktu. Dan anda bahkan tidak perlu ketiganya. Dua dari tiga sudah cukup.

Orang akan memberi toleransi terhadap betapa tidak menyenangkannya anda jika pekerjaan anda bagus dan anda memberikan hasil tepat pada waktunya. Mereka akan memaafkan keterlambatan pekerjaan anda jika hasilnya baik, dan mereka menyukai anda. Dan anda tidak perlu menjadi sehebat orang lain jika anda tepat waktu dan selalu menyenangkan untuk mendengar khabar dari anda.

Saat saya setuju untuk memberikan pidato ini, saya mulai mencoba berpikir apakah saran terbaik yang telah saya dapatkan selama ini.

Dan itu saya dapatkan dari Stephen King dua puluh tahun yang lalu, pada puncak keberhasilan Sandman. Saya menulis komik yang dicintai orang dan dianggap secara serius. King menyukai Sandman dan novel saya bersama Terry Pratchett, Good Omens, dan dia melihat kegilaannya, baris tanda tangan yang panjang, itu semua, dan inilah sarannya:

“Ini sangatlah hebat. Anda harus menikmatinya.”

Namun saya tidak. Saran terbaik yang saya dapatkan yang saya abaikan. Sebaliknya, saya mengkhawatirkannya. Saya khawatir akan tenggat waktu berikutnya, ide berikutnya, cerita berikutnya. Tidak ada waktu selama empat belas atau lima belas tahun berikutnya dimana saya tidak menuliskan sesuatu di kepala saya, atau memikirkan tentangnya. Dan saya tidak berhenti dan melihat sekeliling dan merasa, ini sangatlah menyenangkan. Saya harap saya bisa lebih menikmatinya. Itu merupakan perjalanan yang menarik. Namun ada bagian dari perjalanan yang saya lupakan, karena saya terlalu khawatir terhadap hal-hal yang tidak berjalan semestinya, tentang apa yang terjadi berikutnya, untuk menikmati saat yang saya miliki.

Itulah pelajaran tersulit bagi saya, saya pikir: melepaskannya dan menikmati perjalanan, karena perjalanan membawa anda kepada beberapa tempat yang mengagumkan dan tidak terduga.

Dan di sini, di panggung ini, hari ini, adalah salah satu tempat itu. (Saya sangat menikmati saat ini.)

Kepada semua wisudawan hari ini: Saya ucapkan semoga mendapat keberuntungan. Keberuntungan itu berguna. Seringkali anda akan menemukan bahwa semakin keras anda bekerja, dan lebih bijak anda bekerja, anda akan semakin beruntung. Namun keberuntungan itu ada, dan itu sangatlah membantu.

Kita berada pada dunia transisi saat ini, jika anda berada pada segala bidang artisitik, karena sifat distribusi itu berubah, model dimana pencipta meluncurkan pekerjaan mereka ke dunia, dan tetap bisa memberikan atap di atas kepala mereka dan membeli roti lapis sembari melakukannya, semuanya berubah. Saya berbicara kepada orang-orang di puncak rantai makanan dalam penerbitan, dalam penjualan buku, pada semua area tersebut, dan tidak ada yang tahu seperti apa tampak dari lansekap dua tahun dari sekarang, bahkan hingga satu decade. Saluran distribusi yang telah dibangun selama seabad terakhir sangatlah fluktuatif bagi cetakan, bagi artis visual, bagi musisi, bagi segala jenis orang kreatif.

Yaitu, di sisi lain, sangat mengintimidasi, dan sisi lainnya, sangat membebaskan. Aturan, asumsi, yang harus dilakukan untuk memperlihatkan karya anda saat ini, dan apa yang anda lakukan saat itu, berantakan. Penjaga gerbang telah meninggalkan gerbang. Anda dapat menjadi sekreatif sebagaimana yang anda perlukan untuk membuat pekerjaan anda terlihat. YouTube dan web (dan apa pun yang muncul setelah Youtube dan web) dapat memberikan kepada anda lebih banyak orang yang melihat dibandingkan dengan televisi. Aturan lama telah hancur dan tidak ada yang tahu bagaimana peraturan baru saat ini.

Jadi buatlah aturan anda sendiri.

Seseorang baru-baru ini bertanya kepada saya tentang bagaimana melakukan sesuatu yang menurutnya sulit, dalam hal ini merekam audio book, dan saya sarankan agar dia berpura-pura bahwa dia adalah seseorang yang dapat melakukannya. Tidak berpura-pura melakukannya, namun berpura-pura bahwa dia adalah seseorang yang dapat melakukannya. Dia memasang tulisan ini pada dinding studio, dan dia bilang itu membantunya.

Jadi bersikaplah bijak, karena dunia memerlukan lebih banyak kebijakan, dan jika anda tidak dapat berlaku bijak, berpura-puralah untuk menjadi seseorang yang bijak, dan lalu bersikaplah sebagaimana mereka akan bersikap.

Dan sekarang pergilah, dan buat kesalahan-kesalahan yang menarik, buat kesalahan-kesalahan hebat, buat kesalahan-kesalahan mulia dan hebat. Langgar aturan. Jadikan dunia menjadi lebih menarik dengan keberadaan anda. Buatlah karya seni yang baik.

 

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *