6 Pertanyaan Untuk Mengenal Diri Sendiri

1 Comment
6 Pertanyaan Untuk Mengenal Diri Sendiri

 

Apakah kamu mengenali dirimu sendiri?
Apakah kamu menyukai dirimu sendiri?
Apakah kamu tahu sudah menemukan dirimu sebenarnya seperti apa?

Kalau salah satu proses dari menjadi dewasa adalah menemukan jati diri dan nyaman dengan diri kita sendiri, sayangnya kita tidak pernah diajari untuk cara melakukan hal-hal tersebut. Yang akhirnya kita tumbuh menjadi ‘orang dewasa’ yang tidak tahu apa yang memotivasi kita, apa kekuatan, passion dan purpose kita, yang menyebabkan kita tidak bisa merasakan satisfaction dan fulfillment. Hidup hanya sekedar hidup dan tidak merasa hidup.

Mulai dari mana? Coba deh mulai dengan menjawab 6 pertanyaan untuk mengenal diri sendiri ini. Tidak berarti pertanyaannya mudah untuk dijawab, tetapi dengan berjalannya waktu, kalau kita semakin nyaman dan yakin dengan jawabannya, maka hidup kita pun semakin terasa hidup dan penuh.

1. What do I love absolutely?

Apa yang saya benar-benar nikmati, cintai, syukuri? Ini adalah sebuah daftar tentang hal-hal yang membuat kamu merasa excited dan happy, memberikan kamu inspirasi dan energi positif dan merasa lebih hidup. Hal-hal yang benar-benar berarti untukmu. Apapun itu. Tuliskan semua dari orang, benda sampai aktivitas.

Kalau saya, saya benar-benar bersyukur dan menikmati teman-teman terdekat saya, menulis, kolaborasi dengan orang-orang yang keren, yoga, menari, mengajar, berbagi ilmu, diskusi seru dengan teman-teman, bertemu dengan teman-teman baru. melakukan sesuatu yang baru (hampir setiap hari), meja saya, rumah saya juga menyapa pagi, menyanyi sambil mandi, korek kuping dan kopi pertama di pagi hari J

Kalau sulit mulai dari mana, coba setiap kamu merasa happy, semangat, inspired, tuliskan apa yang terjadi atau apa yang kamu lakukan. Dengan berjalannya waktu, kamu akan menemukan patternnya.

 

2. What do I consider my greatest accomplishments in life?

Apa yang membuat saya benar-benar bangga?

Ini adalah daftar semua hal-hal dalam hidup yang kamu berasa sangat bangga; berasa sukses. Accomplishment terjadi ketika kita mengakses kekuatan diri kita. Kita kamu menganalisa kesuksesanmu ini, coba analisa, apakah itu sebuah sikap, perilaku, tindakan atau strategi? Ini juga termasuk hal-hal yang dengan mudah bisa kamu kerjakan. Kalau kamu ingin tahu apa kekuatanmu, coba analisa accomplishments kamu.

Salah satu hal yang saya sangat bangga banget dan agak aneh adalah waktu saya berhasil ngutak ngatik jam di mobil teman saya yang sudah 1.5 tahun lebih tidak di set karena dia tidak tahu caranya. Adalah saya tanya om Google dan ngutak ngatik selama 30 menitan dan akhirnya berhasil. Itu bangga banget. Seperti rasa bangga ketika bisa meluruskan kembali benang kusut atau membikin puzzle 1000 pieces. Ternyata memang kekuatan saya itu curiosity, ngulik dan persisten gila kalau sudah penasaran 😀

 

3. What would be my purpose if I knew no one would judge me?

Apa panggilan saya kalau saya tahu tidak akan ada orang yang menghakimi saya?

Ini salah satu pertanyaan yang paling sulit yang harus saya jawab. Dan dalam perjalanan menjawab pertanyaan ini, jawaban yang saya temukan adalah: to inspire one another. Yang artinya adalah, your purpose dan my purpose sebenarnya sama, yaitu untuk saling menginspirasi satu sama lain. Caranya? Dengan menjadi 100% diri sendiri, 100% otentik – dengan benar-benar memaksimalkan kekuatan, passion, dan impian.

Impian terbesarmu adalah takdir dan panggilanmu. Kekuatanmu adalah panggilanmu untuk bisa mencapai impian tersebut. Passionmu adalah tanda-tanda dan jalan untuk mencapai impianmu itu. Kalau tidak ada batasan, dan kamu benar-benar jujur dengan sendiri, apa saja impianmu? Ingin jadi orang seperti apa, dengan kualitas seperti apa? Ingin melakukan apa? Ingin menciptakan apa? Ingin memiliki apa saja?

 

4. If there were no limits to what I could have or could want in my life, what would that be?

Kalau tidak ada batasan terhadap apa yang bisa sama miliki atau lakukan di dunia ini, apakah itu?

Seperti apa hidup yang paling ideal untukmu? Kalau kamu bangun 5, 10 ataupun 20 tahun dari sekarang, seperti apakah hidupmu? Kamu tinggal dimana? Dengan siapa? Rumahmu seperti apa? Dikelilingi apa? Apa yang kamu lakukan? Apa pekerjaanmu? Bagaimana kamu membawa perubahan? Apa yang kamu lakukan di hari itu? Bisakah kamu membayangkannya dengan sangat detil menggunakan 5 panca indra mu?

Jujur, setiap orang yang saya ajak untuk melakukan hal ini mengalami kesulitan. Kenapa? Karena merasa terlalu berangan-angan dan tidak realistis. Tapi mimpi bukan tentang realita, tetapi mengajak kita untuk mendekatkan diri ke hidup yang benar-benar kita deserve. Seperti papa Diseney yang mengatakan, “If you can dream it, you can do it.” Kalau kita terlalu takut untuk bermimpi, bagaimana kita bisa mencapainya?

 

5. If I had all the money in the world, what would I do?

Kalau kamu memiliki akses ke uang yang sangat banyak, apa yang akan kamu lakukan?

Setelah kamu keliling dunia, membeli rumah dan mobil impian kamu, membeli semua barang-barang yang kamu inginkan, donasi ke keluarga dan charity, bikin usaha sendiri, lalu apa? Apa yang akan kamu lakukan di masa ‘pensiun dini’ ini? Coba benar-benar pikirkan. Pikir tanpa batasan. Rasakan apa yang benar-benar kamu passionate about dan ingin lakukan. Kalau mau, coba list sebanyak-banyaknya dalam waktu 15 menit, lalu lihat dari 100 hal yang kamu tuliskan, yang mana yang paling mencolok. Remove limitations, and you begin to visualize opportunity for growth and dramatic change.

 

6. Who do I admire most?

Siapa yang benar-benar menginspirasikan saya?

Saya pernah melakukan aktivitas ini dengan anak-anak di kantor. Masing-masing diminta untuk menuliskan 3 orang yang benar-benar mengisnpirasikannya, lalu menuliskan kualitas-kualitas yang dimiliki orang tersebut (bukan sukses, harta, bendanya). Kualitas-kualitas apa yang dimiliki 3 orang ini yang benar-benar menginspirasikan kita. Kita cenderung mengidolakan orang tersebut karena orang-orang ini memiliki kualitas yang mirip atau kita inginkan tetapi mereka sudah berhasil mengalahkan hal-hal yang melimit diri mereka.

Setelah kita tahu kualitas-kualitas yang menginspirasikan kita, itulah kualitas-kualitas di diri kita yang saat ini butuh di asah. Karena dunia adalah cermin diri kita, kita hanya bisa melihat kualitas tersebut kalau kualitas itu sudah ada di dalam diri kita.

—-

Jangan khawatir kalau kamu tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dalam 1 malam. Tetapi ingatlah terus pertanyaan-pertanyaan ini, dan suatu hari nanti, kamu bisa menjawabnya dengan keyakinan tinggi 🙂

 

 

Inspirasi: http://mindbodygreen.com

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

1 Comment

  1. Faidzinn -  May 19, 2015 - 5:27 pm

    Wah ternyata artikel ini di pub tahun 2013 ya sis hehe. Tau dari HT kaskus sista 🙂

    Artikelnya mencerahkan, nanti saya akan pelajari lebih lanjut, jawabnya harus hati2 hehe…

    silahkan kalau mau berkontribusi di blog kecilku :malus

    warm regards

    http://www.remaja.org

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *