6 Pelajaran Hidup dari “The Last Lecture”

Posted at : 11 - 03

- 2013

We can’t change the cards we’re dealt, just how we play the hand. If I’m not as depressed as you think I should be, I’m sorry to disappoint you.

Randy Pauch adalah salah satu profesor saya sewaktu kuliah. Dia memang full of life, zest, and humor. Ketika didiagnosa dengan kanker pankreas pun beliau tetap optimis dan living his life fully. Berikut adalah 6 hal yang bisa kita pelajari tentang hidup dari seorang Randy Pauch dari “The Last Lecture” yang videonya telah menjadi viral dan akhirnya diterbitkan menjadi sebuah buku.

1. Problems

Brick walls are there for a reason. They are not there to keep us out. The brick walls are there to give us a chance to show how badly we want something. The brick walls are there to stop people who don’t want it badly enough.

Q: Mengapa kita sering kali menghadapi masalah di semua hal yang kita lakukan?

A: Masalah itu seperti dinding bata. Mereka akan selalu berada di sana, untuk memeriksa seberapa besar kita menginginkan sesuatu. Mereka seperti pintu yang dapat dibuka oleh satu-satunya orang yang berani melawan dan tidak menerima kekalahan. Mereka yang melihat sendiri apakah kamu adalah orang yang terpilih atau bukan. Tergantung kamu yang melihat ini sebagai kesempatan atau bukan.

Experience is what you get when you didn’t get what you wanted.

Q: Mengapa sering kali terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan?

A: Ingat ini. Pengalaman adalah apa yang kamu peroleh ketika kamu tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan. Kita suka merasa bahwa orang yang berpengalaman adalah pemain yang lebih baik daripada kita. Apa yang tidak kita sadari adalah bahwa keberhasilan ini hanyalah sejumlah kegagalan dikombinasikan dengan belajar pembelajaran dari hal yang sama.

 

2. Leadership

Q: Apa arti seorang ‘Pemimpin Sejati’ (True Leader)?

A: Seorang Pemimpin sejati adalah orang yang membantu orang lain mewujudkan impian mereka. Bisa mencapai mimpi sendiri memang membawa kebahagiaan, tetapi dengan membantu orang lain mencapai mimpi mereka tidak hanya membawa kebahagiaan lebih tetapi juga memberikan makna hidup untuk kita. Seorang pemimpin membuat kita menyadari potensi sejati kita. That’s what leaders are made of.

Q: Apa peran seorang Pemimpin?

A: Seorang pemimpin adalah seorang empowerer. Ia memberdayakan orang lain untuk mencapai tujuan mereka. Sebagai seorang pemimpin tugas kita adalah membimbing (guide) dan memberdayakan (empower) tim. Setelah itu duduk tenang, sabar dan percaya kepada tim Anda. Ijinkan tim untuk memukau kita dengan hasilnya.

 

3. Criticism

Your critics are your ones telling you they still love you and care.

Q: Mengapa banyak sekali orang yang mengkritik saya?

A: Mendapatkan kritikan adalah hal terbaik yang dapat terjadi pada diri kita. Ini berarti ada seseorang yang ingin agar kita memperbaiki diri. Jika tidak ada yang mengkritik, itu berarti orang sudah menyerah pada kita, dan itu adalah hal terburuk yang dapat terjadi pada kita.

 

4. Having Fun

Never underestimate the importance of having fun. I’m dying and I’m having fun. And I’m going to keep having fun every day because there’s no other way to play it.

Q: Kalau ada 1 hal yang harus selalu kita ingat tentang hidup, apakah itu?

A: Have fun. Saya yang sedang sekarat saja masih having fun. Dan saya akan terus having fun di setiap sisa hari saya. Karena tidak ada pilihan lain. Kita harus memilih apakah ingin menjadi seorang Tigger atau Eeyore (dari Winnie the Pooh). Jangan pernah menghilangkan the childlike wonder – anak kecil di diri kita. Hal itu terlalu penting. Itu yang memotivasi kita.

 

5. See The Good

No one is pure evil. Find the best in everybody. Wait long enough and people will surprise and impress you.

Q: Bagaimana menghadapi orang-orang yang jahat?

A: Tidak ada orang yang seutuhnya jahat. Temukan hal-hal yang baik dalam diri orang lain. Kita mungkin harus menunggu waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun, tapi orang-orang akan menunjukkan sisi baik mereka. Teruslah menunggu, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan. Semua orang memiliki sisi baik, kalau kita sabar menunggunya, maka sisi itu akan keluar.

 

6. Dreams

It is not about achieving your dreams but living your life. If you lead your life the right way, the karma will take care of itself. The dreams will come to you.

Q: Apa nasihat terbaik tentang mencapai impian kita?

A: Ini bukan tentang bagaimana untuk mencapai impian kamu. Ini tentang bagaimana menjalani hidup kamu. Jika kamu menjalani hidup dengan cara yang benar, karma akan mengurus dirinya sendiri. Dengan sendirinya mimpi-mimpi itu akan datang kepadamu.

 

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *