10 Pertanyaan Yang Kamu Sebaiknya Bisa Jawab

No Comment
10 Pertanyaan Yang Kamu Sebaiknya Bisa Jawab

Saat sedang mengalami Quarter Life Crisis (QLC), kita biasanya merasa galau atau bingung terhadap diri sendiri. “Gue ngerasa kerja begini-begini aja, rasanya nggak sreg pengen pindah, tapi ga tau juga mau ngapain.” Atau “gue udah umur segini, tapi rasanya hidup gue masih ga jelas banget. Gue merasa belum achieve apa-apa. Apa ada yang salah dengan gue?”

Well, itu tadi contoh-contoh pemikiran yang umumnya timbul di masa-masa QLC. Lalu bagaimana caranya untuk mengarahkan kembali hidup kita? Yuk coba jawab 10 pertanyaan berikut yang terinspirasi dari Marc & Angel

1. Apa yang bisa membuatmu bangga pada diri sendiri?

What would make you proud of yourself?

Akan selalu ada reaksi berbeda dari orang lain. Saat kamu mencoba mengikuti kata hati dan intuisimu, tidak semua orang akan setuju denganmu. Saat kamu menemukan hal-hal yang membuatmu bahagia, belum tentu orang lain juga akan ikut bahagia. Saat kamu selalu berusaha menunjukkan kebaikan yang tulus, sebagian orang akan terus mempertanyakan motifmu. Saat kamu bersikap jujur, akan ada orang yang berusaha memanfaatkan kejujuranmu untuk hal yang tidak baik. Saat kamu berusaha berpikir positif terhadap orang lain, sebagian orang mungkin justru memanfaatkan momen tersebut.

Oh well, that’s life. Hal-hal seperti ini tetap mungkin terjadi, tak peduli seberapa keras kamu berusaha menghindarinya. Tapi yang pasti, jangan pernah membuat orang-orang ini membuat kamu berhenti melakukan hal-hal tersebut. Mereka itu orang-orang yang ga penting. Karena pada akhirnya, yang terpenting adalah perasaanmu terhadap diri sendiri dan terhadap hidup yang kamu jalani.

Yang paling penting… tanyakan pada diri sendiri: “Apakah saya bangga terhadap hidup saya?” Saya harap jawabannya “Iya!”

2. Apa yang bisa kamu lakukan untuk membuat perbedaan yang positif?

How can you make a positive difference?

Bahkan saat sepertinya semua hal sia-sia, tetap lakukan hal-hal yang baik. Hiduplah dengan berpegang pada kekuatan cinta dan kebenaran. Jangan pernah takut untuk berbuat baik dan melakukan kejujuran. Ingatlah bahwa orang-orang yang suka mem-bully (menyakiti) atau mereka yang curang mungkin tampak berkuasa saat ini, tapi pada akhirnya biasanya mereka tetap akan kehilangan kekuasaan dan mendapat ganjarannya. Mungkin terdengar klise, tapi saya percaya lambat laun cinta dan kebenaran akan selalu menang.

Pay it forward. Tetaplah sebarkan kebaikan melalui berbagai tindakan kecil namun konsisten. Menyapa dan tersenyum pada orang asing. Memberi tempat duduk untuk orang tua di kendaraan umum. Ikutan bernyanyi dengan pengamen di jalanan. Ga susah kok. Justru hal kecil seperti ini yang bila dikumpulkan bisa membuat perubahan positif pada lingkungan di sekitarmu. Kamu mungkin tidak akan bisa melihat ujung dari tindakan baik yang kamu lakukan saat itu, tapi siapa yang tahu kalau sapaanmu sudah membuat seseorang lebih gembira di hari itu.

3. Apa yang ingin kamu capai dan mengapa kamu menginginkannya?

What are you trying to accomplish and why?

What and Why. Kalau kamu tahu jawaban dari pertanyaan ini, cobalah untuk mengingatnya setiap hari. Kamu harus bisa mengidentifikasikan, tanpa keraguan, alasan spesifik mengapa kamu menjalani pekerjaanmu saat ini. Kesuksesan hanya akan datang saat kamu memiliki tujuan dan alasan untuk mencapainya.

Know your why. Saat kamu memiliki alasan untuk melakukan sesuatu, berarti kamu memiliki tujuan yang pasti di balik alasanmu tersebut.  Contohnya saya sangat suka hewan dan tidak ingin melihat mereka menderita. Hal itulah yang mendorong saya untuk menjadi sukarelawan di tempat penampungan hewan. Saya mungkin tidak akan bisa menyelamatkan hewan tertentu dari kepunahan, tapi saat saya bisa melihat satu ekor anjing tak bertuan yang bahagia karena saya ajak bermain, itu sudah cukup untuk saya.

Kaitkan alasan dengan hasil. Saat kamu bisa mengaitkan alasan tersebut dengan hasil yang kamu inginkan, kamu akan bisa bertindak dengan lebih disiplin dan tekun untuk menyelesaikan pekerjaanmu. Cari tahu alasanmu untuk bekerja, atau untuk melakukan kegiatan apapun yang kamu inginkan, dan kamu bisa menemukan jalan menuju kesuksesan.

4. Apa saja halangan yang kamu temui?

What are the roadblocks standing in your way?

Halangan akan selalu menjadi halangan saat kamu tidak mengetahuinya. Tapi saat kamu sudah sadar, maka halangan tersebut berubah menjadi tantangan. Coba perhatikan tantangan apa saja yang kamu hadapi, karena didalamnya sebenarnya terkandung kesempatan untuk maju. Kamu berada dalam posisi yang menguntungkan untuk memanfaatkan kesempatan-kesempatan tersebut, karena kamu sudah tahu posisimu saat ini ada di mana, kamu mau ke mana, dan sumber daya apa saja yang kamu miliki.

Ingatlah bahwa jalan yang paling sulitlah yang biasanya mengarah ke puncak, dan cara terbaik untuk menyingkirkan halangan adalah dengan melewatinya. Jadi kamu mesti menghadapi tantangan itu dengan sepenuh hati. Kamu sudah tahu apa yang mau kamu lakukan dan alasannya. Sekarang tinggal melangkahlah dengan percaya diri dan hadapi tantangan tersebut hingga berhasil mencapai yang kamu inginkan.

5.  Lalu, langkah selanjutnya apa?

What’s the next step?

Ingatlah bahwa kesalahan terbesar adalah kalau kamu hanya duduk diam dan tidak melakukan sesuatu. Yuk mulai melangkah dari hal-hal kecil saja dulu. Lakukan sesuatu dengan memanfaatkan modal atau sumber daya yang kamu miliki saat ini. Buat dirimu bergerak ke arah yang positif dan produktif.

Hal yang paling menyenangkan dari kesuksesan adalah ia datang secara bertahap. Kesuksesan kecil yang sudah mulai bisa kita rasakan bisa menciptakan momentum untuk membuat kesuksesan yang lebih besar lagi. Setiap langkah positif yang sudah kamu lakukan, mempersiapkan kamu untuk mengambil langkah selanjutnya.

6. Apa saja kekuranganmu dan kesalahan apa yang pernah kamu perbuat?

What are your flaws and faults?

Understanding the power of flaws. Kamu mungkin tidak akan pernah menjadi sempurna, dan kecil kemungkinan kamu sama sekali tidak pernah melakukan kesalahan. Tapi itu tidak apa. Sadari dan terimalah apa yang menjadi kekurangamu dan akui kesalahan yang pernah kamu lakukan. Saat orang lain justru berusaha menyembunyikan kekurangan mereka, buat dirimu berbeda dengan menerima kekurangan tersebut dan move on dari hal tersebut. Saat orang lain menyangkal kesalahan mereka, kamu justru bisa belajar dari kesalahanmu.

Jangan merasa menjadi korban dari ilusi yang kamu ciptakan sendiri. Jangan bersembunyi dari kenyataan. Hadapi kekuranganmu dan gunakan mereka sebagai alasan untuk terus mengembangkan diri.

7. Apakah kamu memiliki isu tertentu yang masih harus kamu selesaikan?

What issues do you need to resolve with yourself?

Hadapi kenyataan. Saat kamu merasa kesepian, kamu melihat sekeliling dan berusaha mencari orang untuk mengisi kehampaan dalam dirimu. Kamu berasumsi bahwa kesepianmu disebabkan oleh kesendirian yang kamu rasakan. Tapi saat kamu sudah memiliki teman, atau pasangan, tidak butuh waktu lama sampai kamu menyadari bahwa rasa hampa itu masih ada. Kamu masih merasa kesepian dan unfulfilled, jadi kamu menyalahkan pasanganmu dan move on mencari orang lain lagi. Seterusnya demikian sampai menjadi siklus yang bisa berlangsung selamanya, kecuali akhirnya kamu berani menghadapi kenyataan.

Langkah pertama adalah nyaman dengan diri sendiri. Kenyataannya, pasangan atau teman memang bisa membuat hidupmu lebih indah, namun mereka tetap tidak akan bisa mengisi kehampaan yang ada dalam dirimu. Kamulah yang bertanggung jawab untuk mengatasi kehampaan tersebut. Saat kamu selalu merasa merana saat sedang sendirian, berarti ada sesuatu yang salah. Kamu harus menemukan apa yang sebenarnya kamu inginkan atau kamu cari, dan mulailah memperbaikinya. Kalau kamu belum bisa merasa nyaman dengan dirimu sendiri, nantinya hanya akan berujung dengan banyak hubungan yang gagal.

8. Bagaimana kamu membebani dirimu sendiri?

How are you burdening yourself?

Banyak pikiran? Kalau kamu merasa selalu banyak pikiran, mungkin sudah saatnya untuk meringankan bebanmu. Sebenarnya banyak kok “beban-beban” yang bisa kita hilangkan dengan mudah. Tapi ada syaratnya, yaitu kamu harus benar-benar bertekad untuk menghilangkannya.

Pertama, mulailah dengan meninggalkan semua kekhawatiranmu, karena perasaan khawatir hanya memberi efek negatif pada pikiran kita. Sebaliknya, mulai lakukan tindakan yang konstruktif, misalnya terlibat pada suatu kegiatan yang seru sehingga pikiranmu terpusat disana dan tidak memikirkan hal-hal lain yang tidak penting.

Kedua, hilangkan semua dendam dan kebencian dari dirimu. Dua hal tersebut hanya akan menyedot energimu dan tidak ada hal positif yang bisa kamu peroleh dari sana.

Ketiga, berhenti berpura-pura kalau kamu tahu segalanya. Daripada berusaha keras memberikan pembuktian pada orang lain, lebih baik membuka pikiran, mata, dan telingamu untuk menemukan kesempatan-kesempatan baru yang menarik.

Dan terakhir, lepaskan keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan dan serba cepat. Dua hal yang penting untuk pengembangan dirimu adalah kesabaran untuk menunggu saat yang tepat, dan keberanian untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.

Jadi, melepaskan beban negatif yang selama ini menggantung ternyata cukup mudah kan begitu kamu sadar kalau selama ini sudah terus membawanya. Berbaikhatilah pada dirimu sendiri dan ringankan bebanmu sekarang juga.

9. Bagaimana caramu merayakan perkembangan yang sudah kamu buat akhir-akhir ini?

How have you celebrated your progress lately?

Focus on what’s next. Tidak perlu memikirkan kegagalan yang lalu, tapi fokus saja pada perkembangan atau kemajuan yang sudah kamu buat dan pada langkah selanjutnya yang ingin kamu ambil.

Banggalah pada dirimu sendiri. Fakta bahwa kamu telah mencoba melakukan sesuatu, itu saja sudah luar biasa. Artinya kamu sudah mengalahkan rasa puas dan zona nyamanmu. Kamu sudah mengenyahkan rasa takut melalui setiap tindakan yang kamu ambil. Kamu mungkin belum sepenuhnya mencapai hal yang diinginkan, tapi kamu sudah membuat kemajuan. Tenang saja, selangkah demi selangkah nanti juga kamu akan bisa mencapainya kok. Bahkan ketika kamu merasa sedang jalan di tempat, itu tidak benar. Setiap usaha yang kamu keluarkan untuk memperoleh sesuatu tidak akan sia-sia. Kalaupun rasanya pergerakannya sangat lambat, tidak apa, karena yang penting jangan sampai menyerah.

10. Apa yang kamu cintai dari hidupmu?

What do you love about your life?

Hidup terbuat dari serangkaian masa-masa naik dan turun. Akan ada saat dimana hal buruk terjadi, dan ketika sedang mengalaminya, jangan sampai kamu kehilangan kendali atas dirimu. Caramu merespon kesulitan atau kejadian buruk dalam hidup akan menentukan seberapa kuat dan berkembangnya karaktermu, dan seiring juga dengan perubahan kualitas hidupmu. Kalau kamu merasa menjadi korban dari keadaan, itu tidak benar. Korban adalah posisi yang tidak berdaya, sementara kamu jauh lebih baik daripada itu.

Life is a choice. Keadaan naik dan turun yang ditemui adalah bagian kecil dari seluruh perjalanan hidupmu. Setiap keadaan seharusnya membuatmu menjadi lebih berkembang. Kualitas hidupmu sepenuhnya berada dalam kendalimu, dalam bentuk pilihan-pilihan yang sudah kamu buat atau yang baru akan kamu buat. Kamu bisa memilih untuk menjadi lumpuh karena kekecewaan, atau memilih untuk bangkit dari kesengsaraan dan menyimpan hadiah berharga yang sebenarnya sudah kamu miliki – yaitu kehidupan.

—-

Bagaimana? Kamu bisa menjawab 10 pertanyaannya? Yang mana yang paling mudah dan yang mana yang paling sulit? Share dengan kita semua di sini ya.

 

Inspiration: marcandangel.com

About the author

Kami di theUnlearn.com berkomitmen untuk membawakan hal-hal yang inspiratif, joyful, bermanfaat agar kita bisa fully live our lives, be the person that we want to be.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *